Kepribadian Pribadi Berdasarkan Tes MBTI (Myer Briggs Type Indicator)

 

Judul yang saya buat ini agak ribet ya 🙂

 

Baiklah, seperti judul yang tertera ini, saya akan menceritakan tentang hasil tes kepribadian dengan tes MBTI (Myer Briggs Type Indicator). Menurut paham saya mengenai kepribadian, kepribadian adalah sifat atau prilaku yang dimiliki oleh setiap individu.  Menariknya, apa yang kita lihat dari orang lain, atau bahkan pada diri kita sendiri, biasanya hanya sebagian kecil dari keseluruhan sifat atau prilaku yang kita miliiki. Menurut Sigmund Freud , setiap jiwa memiliki tiga tingkatan kesadaran, yaitu sadar, prasadar, dan tak-sadar. Dan pengendali terbesar prilaku adalah alam bawah sadar. Saya jadi teringat tentang Teori Gunung Es (Iceberg Theory), bahwa yang terlihat di permukaan (sifat atau prilaku yang terlihat) hanya sebagian kecil dari keseluruhan yang dimiliki. Dibeberapa artikel, ada yang mengatakan hanya 1/8 bagian saja yang terllihat, sedangkan 7/8 sisanya, berada di dalam alam bawah sadar. Jadi, apa yang kita sadari saat ini, mungkin hanya sebagian kecil dari sifat-sifat kita lainnya. Biasanya, pada keadaan-keadaan tertentu, atau dalam kondisi tertekan, prilaku bawah sadar ini akan timbul.

Alat tes kepribadian, sangat berguna untuk mengenali sifat atau prilaku atau kepribadian kita secara menyeluruh, atau setidaknya mendekati. Saat ini, sudah ada banyak alat tes yang bisa digunakan, pun dengan metode tes yang berbeda-beda. Mulai dari tes tertulis, hingga simulasi. Di tulisan saya kali ini, saya tidak akan membahas teori psikologi secara dalam, karena saya memang tidak dibidangnya. Saya akan bercerita tentang hasil tes MBTI yang saya gunakan.

 

Dari artikel yang saya baca via blog, MBTI menilai prilaku dengan 4 skala:

Extrovert (E) vs. Introvert (I).

Dimensi EI melihat orientasi energi kita ke dalam atau ke luar. Ekstrovert artinya tipe pribadi yang suka dunia luar. Mereka suka bergaul, menyenangi interaksi sosial, beraktifitas dengan orang lain, serta berfokus pada dunia luar dan action oriented. Mereka bagus dalam hal berurusan dengan orang dan hal operasional. Sebaliknya, tipe introvert adalah mereka yang suka dunia dalam (diri sendiri). Mereka senang menyendiri, merenung, membaca, menulis dan tidak begitu suka bergaul dengan banyak orang.  Mereka mampu bekerja sendiri, penuh konsentrasi dan focus. Mereka bagus dalam pengolahan data secara internal dan pekerjaan back office.

Sensing (S) vs. Intuition (N).

Dimensi SN melihat bagaimana individu memproses data. Sensing memproses data dengan cara bersandar pada fakta yang konkrit, praktis, realistis dan melihat data apa adanya. Mereka menggunakan pedoman pengalaman dan data konkrit serta memilih cara-cara yang sudah terbukti. Mereka fokus pada masa kini (apa yang bisa diperbaiki sekarang). Mereka bagus dalam perencanaan teknis dan detail aplikatif. Sementara tipe intuition memproses data dengan melihat pola dan hubungan, pemikir abstrak, konseptual serta melihat berbagai kemungkinan yang bisa terjadi. Mereka berpedoman imajinasi, memilih cara unik, dan berfokus pada masa depan (apa yang mungkin dicapai di masa mendatang). Mereka inovatif, penuh inspirasi dan ide unik. Mereka bagus dalam penyusunan konsep, ide, dan visi jangka panjang.

Thinking (T) vs. Feeling (F).

Dimensi ketiga melihat bagaimana orang mengambil keputusan. Thinking adalah mereka yang selalu menggunakan logika dan kekuatan analisa untuk mengambil keputusan. Mereka cenderung berorientasi pada tugas dan objektif. Terkesan kaku dan keras kepala. Mereka menerapkan prinsip dengan konsisten. Bagus dalam melakukan analisa dan menjaga prosedur/standar. Sementara feeling adalah mereka yang melibatkan perasaan, empati serta nilai-nilai yang diyakini ketika hendak mengambil keputusan. Mereka berorientasi pada hubungan dan subjektif. Mereka akomodatif tapi sering terkesan memihak. Mereka empatik dan menginginkan harmoni. Bagus dalam menjaga keharmonisan dan memelihara hubungan.

Judging (J) vs. Perceiving (P).

Dimensi terakhir melihat derajat fleksibilitas seseorang. Judging di sini bukan berarti judgemental (menghakimi). Judging diartikan sebagai tipe orang yang selalu bertumpu pada rencana yang sistematis, serta senantiasa berpikir dan bertindak teratur (tidak melompat-lompat). Mereka tidak suka hal-hal mendadak dan di luar perencanaan. Mereka ingin merencanakan pekerjaan dan mengikuti rencana itu.  Mereka bagus dalam penjadwalan, penetapan struktur, dan perencanaan step by step. Sementara tipe perceiving adalah mereka yang bersikap fleksibel, spontan, adaptif, dan bertindak secara acak untuk melihat beragam peluang yang muncul. Perubahan mendadak tidak masalah dan ketidakpastian membuat mereka bergairah. Bagus dalam menghadapi perubahan dan situasi mendadak.

 

Dan hasil tes saya:

mbti_JV

 

… yang artinya:

Ekstrovert artinya tipe pribadi yang suka dunia luar. Mereka suka bergaul, menyenangi interaksi sosial, beraktifitas dengan orang lain, serta berfokus pada dunia luar dan action oriented. Mereka bagus dalam hal berurusan dengan orang dan hal operasional.

Sensing memproses data dengan cara bersandar pada fakta yang konkrit, praktis, realistis dan melihat data apa adanya. Mereka menggunakan pedoman pengalaman dan data konkrit serta memilih cara-cara yang sudah terbukti. Mereka fokus pada masa kini (apa yang bisa diperbaiki sekarang). Mereka bagus dalam perencanaan teknis dan detail aplikatif.

Thinking adalah mereka yang selalu menggunakan logika dan kekuatan analisa untuk mengambil keputusan. Mereka cenderung berorientasi pada tugas dan objektif. Terkesan kaku dan keras kepala. Mereka menerapkan prinsip dengan konsisten. Bagus dalam melakukan analisa dan menjaga prosedur/standar.

Judging diartikan sebagai tipe orang yang selalu bertumpu pada rencana yang sistematis, serta senantiasa berpikir dan bertindak teratur (tidak melompat-lompat). Mereka tidak suka hal-hal mendadak dan di luar perencanaan. Mereka ingin merencanakan pekerjaan dan mengikuti rencana itu.  Mereka bagus dalam penjadwalan, penetapan struktur, dan perencanaan step by step.

 

… atau, kesimpulan lainnya (16 kombinasi lainnya dari 4 skala)

ESTJ (Konservatif – Disiplin)

  • Praktis, realistis, berpegang pada fakta, dengan dorongan alamiah untuk bisnis dan mekanistis.
  • Sangat sistematis, procedural dan terencana.
  • Disiplin, on time dan pekerja keras.
  • Konservatif dan cenderung kaku.
  • Tidak tertarik pada subject yang tidak berguna baginya, tapi dapat menyesuaikan diri jika diperlukan.
  • Senang mengorganisir sesuatu. Bisa menjadi administrator yang baik jika mereka ingat untuk memperhatikan perasaan dan perspektif orang lain.

Saran Pengembangan:

  • Kurangi keinginan untuk mengontrol dan memaksa orang lain.
  • Belajarlah untuk mengontrol emosi dan amarah Anda.
  • Cobalah untuk introspeksi diri dan meluangkan waktu sejenak untuk merenung.
  • Belajarlah untuk lebih sabar dan low profile
  • Belajarlah untuk memahami orang lain.

Saran Profesi: Militer, Manajer, Polisi, Hakim, Pengacara, Guru, Sales, Auditor, Akuntan, System Analyst

Pasangan/Partner Alami: ISTP atau INTP

 

Lucunya, pada kategori Ekstrovert – Introvert  dan Thinking –  Feeling, persetase penilaian terhadap saya cukup dekat, sebelum akhirnya dinyatakan berdasarkan nilai tertinggi. Apa hal ini juga perlu diperhatikan? Apakah alam bawah sadar saya –yang mungkin lebih dalam lagi– memiliki prilaku ISFJ? Entahlah.. 🙂 Tapi, hasil tes ini menarik, bukan? Saya senang bisa berkenalan dengan saya. Kombinasimu, apa? (pada tautan ini, selain kamu bisa membaca sumber informasi yang saya kutip, pemilik blog ini juga memberikan tautan alat tes yang juga saya gunakan)

Salam kenal 🙂 ,

Jasper Valentino, Jakarta, 22 November 2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s